your daily dose of showbiz & social trends.
Indeks
banner 728x250
Update  

Brand Mulai Diserang Imbas Video Viral, Pihak Ruben Onsu Tegaskan Tak Ada Kata Damai

Ruben Onsu (Dok. Instagram @ruben_onsu)
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Penyebaran video tanpa izin yang menyeret nama Ruben Onsu mulai berdampak nyata pada sektor pekerjaan dan kerja sama bisnis sang presenter. Merespons serangan siber yang kian masif, pihak Ruben Onsu membuka peluang mengambil langkah hukum lanjutan serta menutup pintu perdamaian.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, membeberkan bahwa kliennya kini menghadapi serangan komentar negatif dari akun-akun di media sosial yang bahkan mulai menyasar rekanan merek dagang (brand).

banner 325x300

“Sudah mulai. Ya, jadi sudah mulai artinya itu ada orang yang mengkait-kaitkan video itu dengan Ruben Onsu dan kemudian sudah mulai ada akun-akun yang saya tidak tahu apakah itu akun fake ataukah akun yang real yang sudah menyerang lingkungan Ruben,” ungkap Minola Sebayang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 13 Oktober.

Minola menyoroti narasi tendensius warganet yang berpotensi menimbulkan kerugian materiel bagi Ruben Onsu dalam menjalankan profesinya.

“Dengan hujatan-hujatan dan kata-kata yang memojokkan Ruben, bahkan brand-brand juga sudah mulai diserang. Sehingga hal ini tentu tidak membuat nyaman dan apabila kemudian dari tindakan-tindakan itu akan berdampak kepada kerugian, maka tidak menutup kemungkinan juga akan ada upaya hukum atas kerugian yang ditimbulkan,” jelasnya.

Ia mengingatkan para pemilik akun anonim agar tidak menyebarkan konten yang bersumber dari perbuatan melawan hukum.

“Menggunakan fakta yang didapat secara melawan hukum menyerang pihak-pihak tertentu dengan cara melawan hukum juga, dan saya katakan ini negara hukum, tidak ada satu orang pun yang kebal hukum. Menggunakan bukti yang didapat dengan cara melawan hukum, itu juga ada sanksi hukumnya,” tegas Minola.

Pihak Ruben pun memberikan peringatan terbuka kepada warganet agar tidak berlindung di balik identitas palsu di jagat maya.

“Kalau memang mau nantang hukum sekalian, jangan pakai fake account. Tunjukkan wajah, jangan pakai karikatur. Tunjukkan IP-mu. Jangan sembunyi di balik identitas yang samar. Tapi kalau memang kita sama-sama ingin menghormati hukum, mari kita jaga ruang publik yang kondusif,” seru Minola memperingatkan.

Menanggapi kemungkinan para terlapor mengajukan permohonan maaf untuk meredakan situasi, Minola memberikan jawaban menohok mengenai asas pertanggungjawaban pidana.

“Pertanyaannya begini, apakah setiap orang yang melakukan kejahatan pidana selesai dengan permintaan maaf? Coba jawab dulu. Kalau boleh, maka kita akan siap-siap Indonesia akan banyak orang yang akan melakukan kejahatan pidana dan selesai dengan kata-kata maaf,” tegasnya.

Terkait kemungkinan pihak mantan istri, Sarwendah, membuat laporan balik, Minola menegaskan setiap aduan masyarakat harus melalui mekanisme gelar perkara yang ketat.

“Lho itu kan haknya dia. Tapi kan semuanya kan ada mekanismenya, ada gelar perkara dulu. Karena kalau setiap hal dilaporkan meskipun tipis kemungkinan pidananya, maka Polda akan ramai dengan orang yang membuat laporan dan menggunakan laporan sebagai alat untuk bargaining, bukan sebagai alat untuk menemukan kebenaran,” terangnya.

Minola memastikan laporan bernomor LP 7671 tertanggal 13 Oktober 2026 ini akan terus bergulir hingga proses pembuktian di pengadilan.

“Apa pun pembelaan yang dilakukan di ruang publik itu tidak akan melepaskan mereka dari tanggung jawab. Kami akan uji keberanian Anda itu semuanya yang mencoba menantang hukum dengan laporan-laporan yang akan dilakukan oleh Ruben Onsu,” pungkas Minola.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *